11.14.08

Mati di tangan Kujang

Ditulis dalam Not Out Of Topic tagged , pada 10:43 am oleh yudios

Kali ini saja tidak berpantun, jadi tulisan ini keluar dari kategori pantun (melayu). Kali ini saya membuat puisi atau apa atau apalah namanya. Saya beri judul “Mati di tangan kujang”. Awalnya saya ingin membuat puisi atau apa atau apalah ini menjadi pantun berkisah, sama seperti pantun Bidadari mimpi yang rencananya saya buat bersambung itu. Tapi nantilah, saya lihat lihat dulu. jadi inilah puisi atau apa atau apalah itu:

.

MATI DI TANGAN KUJANG

.

Mana Kujang bujang karengkang
Padanyalah kukandung semua dosa
Suaranya lantang memecah malam
Sesaat itu juga udara dingin menusuk sukma

Orang sekampung melingkari tanah
Di sana berdiri laksamana tua
Panah diagak ke arah tengah
Tepat mengarah ke dua mata

Keluar kunjang dari singasananya
Mengusung pedang panjang sepinggang
Mata kujang tertuju pada satu arah
Itulah musuh yang harus dibunuhnya

Pedang terarah lurus kokoh ke langit
Amarah dan dendam meyatu tiada tara
Petir menyambar simpang menyimpang
Serentak gagak memekik suara

Melangkah kujang tiga langkah
Berlari si tua menghampirinya
Panah melayang silang menyilang
Lentingan pedang tebarkan darah
Tumbang si tua di depan kujang
Tubuhnya penuh luka dan darah
Tiada ragu kujang menebas kepalanya
Terjerebablah si tua membujur tanah

Menyesal si tua beranak kujang
Lebih baik ia mati diwaktu muda
Tangan kanan kujang menampar muka
Tangan kiri kujang menikam rahim
Dua kakinya menginjak dua kepala
Lengkap sudah penderitaannya
Kujang menjilat darah bapaknya

& Komentar »

  1. en_me berkata,

    makaseh ya mas, sudi mampir nang blog me yg itteww..

  2. alfahmi berkata,

    kujang membawa pedang yang terhunus tajam
    melangkah dalam kegelapan malam
    tanpa baju dan juga kutang
    akhirnya roboh juga itu kijang

    hahaha…

    salut mas, karya yang bagus, kalah punya saya yang di atas :D

  3. Artha berkata,

    wah puisi yach saya kok kagak bisa bikin puisi yach

  4. Menikmati

  5. doelsoehono berkata,

    Salam …

    kujang begadang setiap malam
    mulut merokok gudang garam
    dia selalu jaga malam
    mata melotot terbayang -bayang
    memikirkan adanya si sayang

    ……eeeee…gak nyambung ya
    makasih sudah berkunjung semoga menambah sahabat

  6. kucingkeren berkata,

    duhh sepertinya banyak darah berceceran di mana-mana

  7. langitjiwa berkata,

    Sungguh,membaca kata-katamu ini.
    Terhempas aku oleh gelombang Rasa di dalam kata-katanya..
    Dahsyat!
    Terus Berkarya.

  8. yadi berkata,

    kunjungi balik z nih dulu mas, met berkarya z deh slam

  9. nAsruni berkata,

    Pernah coba bikin cerpen yud?

  10. Risa berkata,

    ikut berkunjung dan salam kenal ya mas….bagus syair-nya…good !

  11. juliach berkata,

    Apa artinya “kujang”?

  12. Panda berkata,

    keren, tapi ga ngeh arahnya kemana nih ?

  13. SagaraJiwa berkata,

    Waduh mas ! pie to mas ! Seperti da prtempuran yg sgt hebat !
    mang mas terinspirasi ma siapa?

  14. Nin berkata,

    Wah… ini puisi tentang pembunuhan yah? ;)

  15. wi3nd berkata,

    kujan9= kijan9 kah?

  16. fahri berkata,

    puisi bertutur yah, kisah kujang tuh baru denger aq… sadis bener kayaknya. salam kenal yah, mapir juga ke ‘pondokqu’ aq ya…

  17. dedhycahyadi berkata,

    Assalamu alaikum mas…..
    wah keren banget puisinya….
    mas… aq udah pasang link mas di blog aq….
    aq tunggu link baliknya yah mas…
    by http://bendeddy.wordpress.com

  18. Dedhy Kasamuddin berkata,

    Assalamu alaikum mas…
    aq udah pasang link mas di blog aq..
    aq tunggu link baliknya yah mas….
    by http://bendeddy.wordpress.com

  19. Dedhy Kasamuddin berkata,

    Ohh…. iya, ikuti aja petunjuknya pasti km akan berhasil membuat banner walaupun tanpa aplikasi seperti photoshop
    dan terima kasih udah mampir di blog aq…. :D
    mas mo nanya dikit nih… kenapa link aq blum di pasang di blog mas… hehehe… :D padahal aq udah pasang link mas diblog aq…
    sebelumnya aq ucapkan banyak trima kasih by http://bendeddy.wordpress.com

  20. zzeed berkata,

    gemar berpantun dan berpuisi ya

  21. Widiya Ayu Rekti berkata,

    Anak durhaka tuh si Kujang..
    Tapi kok milih nama kujang bung? Mirip nama senjata khas sunda??

  22. pradityabagus berkata,

    Malem bung Yudios Hirata
    ehehe


Tinggalkan sebuah Komentar